Senin, 03 April 2017

Aplikasi Antivirus Dari Indonesia

Apa Itu The Killer Machine? 

– The Killer Machine dapat membunuh/menghapus hampir semua jenis virus/trojan (baik varian yang telah ada atau varian yang terbaru).

– The Killer Machine dapat mencari dan menghapus semua file yang terinfeksi (virus/trojan) dengan cepat dan teliti.

– The Killer Machine tidak memerlukan update virus-definition karena penentuan file yang merupakan virus/trojan dilakukan oleh user (Anda sendiri).

– The Killer Machine dapat memperbaiki kerusakan pada system yang biasa dilakukan oleh virus/trojan.

– The Killer Machine dapat dijalankan dari CD, Diskette, dan Flashdisk. (Tidak perlu diInstall)

Berikut Adalah Menu Yang ada di The Killer Machine: 

1st. Menu VIRUS REMOVAL :

– Gunakan menu “Virus Removal” untuk menghapus virus/trojan yang menginfeksi Komputer.
Pada menu ini Anda akan diminta memilih satu file yang diyakini sebagai virus dari file yang sedang aktif pada sistem (process list) atau pada disk. Saat pemilihan file Anda harus yakin bahwa file yang dipilih merupakan virus/Trojan.
(PENTING : baca lebih lanjut cara penggunaan menu Virus Removal dan Ciri Umum Virus).

2nd. Menu REPAIR (TWEAK) :

– Applikasi ini dilengkapi dengan menu “Repair (tweak)” untuk memperbaiki beberapa sistem yang biasanya dirusak oleh virus/ trojan. Disarankan memberikan tanda centrang pada semua opsi yang terdapat pada menu REPAIR (TWEAK).

3rd. Menu PROCESS MANAGER :

– Applikasi ini juga menyertakan menu “Process Manager”, yang dapat Anda gunakan untuk menghentikan / mengakhiri (freeze/terminate) proses yang sedang berjalan pada sistem. Fungsinya sama dengan taskmanager dan memiliki kelebihan menghentikan / mengakhiri proses secara bersamaan (lebih dari satu file).

4th. Menu OEM Editor :

– Sedangkan menu “OEM Editor”, dapat Anda gunakan untuk merubah registered name and company serta menambahkan logo yang dapat Anda lihat pada sistem properties. (beberapa virus merubah sistem properties komputer).

TROUBLESHOOTING ISSUES
Dijumpai kasus (jarang terjadi) computer menjadi Restart pada saat anda memulai SCAN menggunakan program ini. Jika Anda menemukan masalah tersebut maka lakukan penghapusan file pada mode SAFE MODE.
Caranya : – Saat windows mulai Booting, tekan F8 sampai ada muncul screen pilihan mode.
– Pilih mode Safe Mode, kemudian jalankan kembali thekillermachine.

Itu lah menu menu yang ada di The Killer Machine
Sekian Terima Kasih


Kamis, 26 Januari 2017

Pengertian ERD

ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi. ERD untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan simbol.          
        Menurut salah satu para ahli, Brady dan Loonam (2010), Entity Relationship diagram (ERD) merupakan teknik yang digunakan untuk memodelkan kebutuhan data dari suatu organisasi, biasanya oleh System Analys dalam tahap analisis persyaratan proyek pengembangan system. Sementara seolah-olah teknik diagram atau alat peraga memberikan dasar untuk desain database relasional yang mendasari sistem informasi yang dikembangkan. ERD bersama-sama dengan detail pendukung merupakan model data yang pada gilirannya digunakan sebagai spesifikasi untuk database.

titas adalah objek dalam dunia nyata yang dapat dibedakan dengan objek lain, sebagai contoh mahasiswa,dosen,departemen. Entitias terdiri atas beberapa atribut sebagai contoh atribut dari entitas mahasiswa adalah nim,nama,alamat,email, dll. Atribut nim merupakan unik untuk mengidentifikasikan / membedakan mahasiswa yg satu dengan yg lainnya. Pada setiap entitas harus memiliki 1 atribut unik atau yang disebut dengan primary key.

       Atribut adalah Setiap entitas pasti mempunyai elemen yang disebut atribut yang berfungsi untuk mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Isi dari atribut mempunyai sesuatu yang dapat mengidentifikasikan isi elemen satu dengan yang lain. Gambar atribut diwakili oleh simbol elips. 

        Ada dua jenis Atribut :

  1) Identifier (key) digunakan untuk menentukan suatuentity  secara unik (primary key).

  2) Descriptor (nonkey attribute) digunakan untuk menspesifikasikan karakteristik dari suatu entity yang tidak unik.

         Relasi adalah hubungan antara beberapa entitas. sebagai contoh relasi antar mahaiswa dengan mata kuliah dimana setiap mahasiswa bisa mengambil beberapa mata kuliah dan setiap mata kuliah bisa diambil oleh lebih dari 1 mahasiswa. relasi tersebut memiliki hubungan banyak ke banyak. Berikut adalah contoh ERD.


Kardinalitas menyatakan jumlah himpunan relasi antar entitias. pemetaan kardiniliat terdiri dari :

·         one-to-one :sebuah entitas pada A berhubungan dengan entitas B paling banyak 1contoh diatas relasi pegawai dan departemen dimana setiap pegawai hanya bekerja pada 1 departemen

·         one-to-many : sebuah entitas pada A berhubungan dengan entitas B lebih dari satu contoh diatas adalah 1 depertemen memiliki banyak pegawai

·         many-to-many : sebuah entitas pada A berhubungan dengan entitas B lebih dari satu dan B berhubungan dengan A lebih dari satu jugan contoh diatas adalah relasi mahasiswa dengan mata kuliah.
Berikut adalah metode/tahap untuk membuat ERD :
  • ·         Menentukan Entitas
  • ·         Menentukan Relasi
  • ·         Menggambar ERD sementara
  • ·         Mengisi Kardinalitas
  • ·         Menentukan Kunci Utama
  • ·         Menggambar ERD berdasar Key
  • ·         Menentukan Atribut
  • ·         Memetakan Atribut
  • ·         Menggambar ERD dengan Atribut

Pengertian PHP

                                                                   
PHP adalah bahasa pemrograman script server-side yang didesain untuk pengembangan web. Selain itu, PHP juga bisa digunakan sebagai bahasa pemrograman umum (wikipedia). PHP di kembangkan pada tahun 1995 oleh Rasmus Lerdorf, dan sekarang dikelola oleh The PHP Group. Situs resmi PHP beralamat di http://www.php.net.
PHP disebut bahasa pemrograman server side karena PHP diproses pada komputer server. Hal ini berbeda dibandingkan dengan bahasa pemrograman client-side seperti JavaScript yang diproses pada web browser (client).
Pada awalnya PHP merupakan singkatan dari Personal Home Page. Sesuai dengan namanya, PHP digunakan untuk membuat website pribadi. Dalam beberapa tahun perkembangannya, PHP menjelma menjadi bahasa pemrograman web yang powerful dan tidak hanya digunakan untuk membuat halaman web sederhana, tetapi juga website populer yang digunakan oleh jutaan orang seperti wikipedia, wordpress, joomla, dll.
Saat ini PHP adalah singkatan dari PHP: Hypertext Preprocessor, sebuah kepanjangan rekursif, yakni permainan kata dimana kepanjangannya terdiri dari singkatan itu sendiri: PHP: Hypertext Preprocessor.
PHP dapat digunakan dengan gratis (free) dan bersifat Open Source. PHP dirilis dalam lisensi PHP License, sedikit berbeda dengan lisensi GNU General Public License (GPL) yang biasa digunakan untuk proyek Open Source.
Kemudahan dan kepopuleran PHP sudah menjadi standar bagi programmer web di seluruh dunia. Menurut wikipedia pada februari 2014, sekitar 82% dari web server di dunia menggunakan PHP. PHP juga menjadi dasar dari aplikasi CMS (Content Management System) populer seperti Joomla, Drupal, dan WordPress.

Fungsi PHP Dalam Pemrograman Web

Untuk membuat halaman web, sebenarnya PHP bukanlah bahasa pemrograman yang wajib digunakan. Kita bisa saja membuat website hanya menggunakan HTML saja. Web yang dihasilkan dengan HTML (dan CSS) ini dikenal dengan website statis, dimana konten dan halaman web bersifat tetap.
Sebagai perbandingan, website dinamis yang bisa dibuat menggunakan PHP adalah situs web yang bisa menyesuaikan tampilan konten tergantung situasi. Website dinamis juga bisa menyimpan data ke dalam database, membuat halaman yang berubah-ubah sesuai input dari user, memproses form, dll.
Untuk pembuatan web, kode PHP biasanya di sisipkan kedalam dokumen HTML. Karena fitur inilah PHP disebut juga sebagai Scripting Language atau bahasa pemrograman script.